Selasa, 26 Mei 2009

Selasa, 19 Mei 2009

Kutipan Hari Ini

Sesungguhnya jalan kebaikan ada milik TUHAN. Dan orang yang berjalan didalamnya, sebenarnya sedang berjalan bersama TUHAN. Karena itu berjalanlah dalam jalan-jalan kebaikan. Kemudian perhatikan apa yang terjadi.
(Mario Teguh)

Sabtu, 16 Mei 2009

Gedang

Alkisah... di masa penjajahan Indonesia oleh Belanda, beratus tahun yang lalu. Seorang tentara Belanda yang terpisah dari pasukannya tersesat ke kebun pisang milik seorang petani di daerah Jawa Tengah.
Dia lapar dan haus. Tak ditemukannya makanan yang dia harap bisa menjadi pengganjal perutnya. Namun kenudian, dia bertemu dengan si pemilik kebun yang sedang beristirahat di bawah pohon, menikmati pisang matang dari sebuah tandan besar. Menitik air liurnya. Ditanggalkanlah kesan garang ketentaraannya. Dia menunjuk pisang di sebelah si petani yang serasa memanggil-manggilnya. Komunikasi mereka tak lancar karena bahasa yang berbeda. Si petani bingung dan agak takut. Wajar saja, karena si tentara jelas membawa senapan sedangkan ucapnya tak jelas menyatakan makna. Bule ini mau apa?
Kembali si tentara menunjukkan gerakan menunjuk pisang dan seolah memakannya. Ah... si petani mengerti. Dipotongnya satu sisir pisang dan diberikannya pada si tentara, dengan harapan dia segera pergi meninggalkan kebunnya dengan damai. Benar saja.
"Gedank" kata si tentara mengucap terima kasih.
"Gedhang..." ucap si petani menirukan ucapan si tentara, seolah ada kata sepakat atas satu kesepahaman di antara mereka.
Si tentara mengucap terima kasih, sedangkan si petani mengira tentara itu mengucapkan kata "pisang" dalam bahasa asing. Diberitahukannya kata baru itu kepada keluarga dan tetangganya. Sejak saat itu, orang Jawa tengah menggunakan kata "gedhang" untuk menyebut buah pisang.
O-oo... lain lagi ceritanya di Jawa Barat. Tentara yang berbeda tentunya, mengalami nasib serupa, terpisah dari kelompoknya. Namun kali ini dia bertemu dengan seseorang yang sedang makan buah pepaya. Mereka makan pepaya bersama, dan ketika pergi, si tentara mengucap, "Gedank", terima kasih. Sementara si petani mengira dia mengucap kata berbahasa Belanda untuk 'pepaya'. Jadilah di Jawa Barat, kata 'gedang' dipakai untuk menyebut pepaya, sementara di Jawa Tengah, kata 'gedhang' dipakai untuk menyebut pisang. Sementara di Belanda, tentu saja kata itu bermakna terima kasih. Satu kata, banyak makna.

Kamis, 14 Mei 2009

Kutipan Hari Ini

Orang yang pandai mendengarkan akan mendapat banyak keuntungan, bahkan dari mereka yang jarang berbicara.
(Plutarch, 46 AD-120 AD, filsuf Yunani)

Cerita Bunga

Tak biasanya aku menulis puisi. Terus terang, aku tak begitu suka. Menggubah kata-kata cantik menjadi barisan kalimat bermakna, tapi tidak dalam susunan yang biasa, wah... itu susah. Apalagi kalau sudah memakai kiasan yang tak biasa (aneh, buatku), misalnya: bulan segi empat di atas kota; perahu emas mimpiku terbang melayang, ah... pusing deh.
Aku lebih suka menulis kisah, merangkai kata menjadi cerita, walau seringkali masih sangat suka kata-kata yang berrima. Kali ini kisah tentang bunga, Pisang-pisangan di rumah kawan. Cantik rupawan indah dipandang. Bunga indah ciptaan Tuhan.

Senin, 11 Mei 2009

Kutipan Hari Ini

Kesulitan yang diunggulkan adalah peluang yang akan dimenangkan.
(Winston Churchill)

Aack Ktaa

Otak manusia bekerja secara luar biasa. itu sudah kita ketahui bersama. Bisa dibuktikan dari naskah berikut ini. Jika Anda bisa membacanya dengan cepat, harus Anda akui kehebatan ciptaan Allah yang melebihi kemampuan komputer buatan manusia ;)
Jkia adna dpaat mbeacanmya, breatri adna mpuemynai piirakn ynag rmuit plua. Tiadk suema onrag daapt macemba nkaash ini (dngean caept plua). Syaa tak daapt mercaympeai bwaha syaa daapt megenrti apa ynag syaa bcaa. Keatakun fenaomenl drai oatk musania, muruent senorag peniteli drai Unisitveras Cridambge, bwhaa tdaik aakn jdai msalaah baimangaa suunsan hruuf dlaam suebah ktaa. Ynag petinng aaldah ktaa pamerta dan tehirakr daalm ktaa tebuerst ada di tpemat ynag taept/serunhasya. Ssia hruuf dpaat sjaa buetl-btuel bntakeraan dan adna dpaat taetp mbecanmaya tnpaa keslitaun barerti. Ini dinakkarean oatk musiana tiadk mbacema huurf stau dmei stau, mnkaelain stau ktaa sareca kseluuhaern. Makjuenbkan bkaun? Ya, dan syaa sellau bekirpir bhwaa eajan itu ptienng! Jkia adna dpaat mbaemca ini (tpana kelitasun), seranlkabah ;)
Hmm… mungkin sedikit lebih rumit daripada teks aslinya dalam bahasa Inggris yang kuterjemahkan secara bebas. Bukannya sok jago berbahasa Inggris, tapi membaca teks berbahasa inggris yang hurufnya diacak terasa lebih mudah dibandingkan dengan membaca teks berbahasa Indonesia. Mungkin karena adanya awalan dan akhiran dalam bahasa Indonesia yang harus jelas susunan hurufnya. Tapi yang jelas, lebih sulit lagi menuliskan kata-kata yang diacak seperti ini :( Lebih mudah menulis dengan kata-kata yang baku sajalah. Oya, berikut ini kutulis juga naskah asli dalam bahasa Inggris yang kuterjemahkan sebagai pembanding.
Got tihs form a firned. Ietrtinsneg, ins't it? Haha...
fi yuo cna raed tihs, yuo hvae a sgtrane mnid too. Cna yuo raed tihs? Olny 55 plepoe can. i cdnuolt blveiee taht I cluod aulaclty uesdnatnrd waht I was rdanieg. The phaonmneal pweor of the hmuan mnid, aoccdrnig to a rscheearch at Cmabrigde Uinervtisy, it dseno't mtaetr in waht oerdr the ltteres in a wrod are, the olny iproamtnt tihng is taht the frsit and lsat ltteer bein the rghit pclae. The rset can be a taotl mses and you can sitll raedit whotuit a pboerlm. Tihs is bcuseae the huamn mnid deos not raed ervey lteter by istlef, but the wrod as a wlohe. Azanmig huh? yaeh and I awlyas tghuhot slpeling was ipmorantt! if you can raed tihs forwrad it.
Blogged with the Flock Browser