Jumat, 16 Oktober 2009

Kutipan Hari Ini

Selalu tanamkan dalam pikiran bahwa tekad Anda untuk sukses lebih penting dari hal lainnya (Abraham Lincoln)

Senin, 05 Oktober 2009

Ramadhan Tahun Ini...

Awal Oktober, harap-harap cemas aku mengecek situs islamonline.net. Aku mencari berita tertentu di situs Islam itu. Penasaran. 1 Oktober, berita yang kucari belum ada. 2 Oktober, juga belum. Tanggal 3 Oktober, hari Sabtu, ketika aku masih harus ke sekolah, tentu saja kusempatkan mengecek kembali berita yang kucari di dunia maya itu melalui komputer jinjing yang selalu kubawa ke sekolah. Masih juga belum ada.
Hari Minggu, nekat, nekat deh. Aku mengakses internet di rumah melalui komputer jinjingku dengan ponsel sebagai modem dan pulsa indosat reguler di dalamnya. Nekat. Kenapa coba? Mahal, tahu?! Apalagi kecepatan loading jadi menurun drastis. Tapi itu semua mengalahkan rasa penasaranku.  Ada pengumuman yang perlu kutahu. Kubuka lagi situs islamonline.net. Ah... akhirnya halaman muka situs itu bisa juga terbuka di layar komputerku. Ku-klik tombol informasi yang kucari, pengumuman lomba blog Ramadhan. Hasilnya, bisa diduga... Juara 1 sampai 3 (juara 3 dimenangkan 2 orang), ternyata nama-nama yang sama sekali belum kukenal. Kutelusuri lagi daftar lima orang runner up lainnya, the best 5, ceritanya. Satu dari Afsel, dua orang dari Inggris, satu dari India, dan yang kelima dari Indonesia, yaitu... aku!!! Subhanallah... Alhamdulillah...
Tak percaya rasanya. Cek lagi halaman situs itu, kubaca berkali-kali. Tetap namaku yang tertulis di sana. Senangnya... Buatku, ini bukan sekedar lomba blog biasa. Lomba kali ini harus berkisah tentang Ramadhan di negara kita dengan ke-khas-annya masing-masing, dan tulisan harus berbahasa Inggris. Bahasa Inggris tetap bukan bahasa pertamaku, dan aku pun masih tertatih untuk belajar menulis. Tapi hasil lomba ini jadi satu pencapaian kecil, satu langkah sukses lagi buatku. Bukan event yang luar biasa, memang, tapi partisipan yang datang dari berbagai negara membuatku bangga bisa jadi salah satu karya yang namanya disebut dalam pengumuman juara, walau hanya sebagai runner-up sekalipun. Semoga bisa jadi pemicu semangat untuk berbuat lebih banyak, melompat lebih jauh, dan berkarya lebih baik. Insya Allah.
Berikut ini link menuju situs tersebut: http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&cid=1254573300647&pagename=Zone-English-ArtCulture%2FACELayout

Kutipan Hari Ini

Simpan ketakutan Anda, tapi berbagilah keberanian dengan orang lain (Robert Luis Stevenson)

Minggu, 04 Oktober 2009

Cerpen.Net

Ketika sedang asyik berselancar di dunia maya beberapa waktu lalu, kutemukan situs cerpen ini secara tidak sengaja, Cerpen.Net. Ketika kumasuki, eh... ternyata menarik juga.
Situs ini merupakan situs tempat berkumpulnya para cerpenis, di mana mereka (eh, aku segera menjadi bagian dari komunitas itu) bisa membaca cerpen-cerpen karya para anggotanya, dan belajar darinya. Komentar dan kritik serta saran sangat diperbolehkan, bahkan ditunggu-tunggu oleh para cerpenis, sebagai sarana untuk berkaca diri dan memperbaiki kualitas tulisan di masa mendatang.
Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, aku segera mengirimkan satu karyaku ke situs tersebut. Tidak berlama-lama, cerpen itu sudah terpampang di halaman situs tersebut sebagai cerpen terbaru. Wah, senangnya....
Aku mungkin tidak akan mendapatkan honorarium untuk karya tulisku yang dipublikasikan di situs tersebut, tidak seperti cerpen yang dipublikasikan di media cetak pada umumnya. Tapi kritik dan saran dari pembaca akan jadi masukan berharga untuk mengasah kemampuan menulis agar dapat menulis lebih banyak lagi, lebih baik lagi. Ayo ayo... silakan kunjungi situs ini dan kritisi.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Kutipan Hari Ini

Resep untuk menjadi bahagia sangatlah sederhana, tapi sangat sulit untuk menjadi sederhana (Rabindranath Tagore)

Jumat, 02 Oktober 2009

Huruf Sunda Dalam Situs Resmi Pemkot Cimahi

Aksara Sunda... Siapa yang (masih) bisa membacanya? Aku, walaupun tinggal di Jawa Barat lebih dari 30 tahun, kok ya tidak bisa membacanya. Aku memang tidak mempelajarinya di sekolah tempatku belajar dulu. SD, SMP, SMA, bahkan masa kuliah, kulewatkan tanpa mengenali tulisan huruf-huruf khas tanah Sunda itu.
Huruf-huruf ini konon berawal dari kisah utusan Ajisaka yang masing-masing diberi amanah untuk menjaga pusaka. Keduanya bertarung hingga mati saat mempertahankan amanah yang telah diberikan oleh atasan mereka, sang Ajisaka. Ajisaka kemudian menuliskan kisah mereka dalam susunan kisah dengan ucapan Ha-Na-Ca-Ra-Ka yang sama-sama digunakan di Jawa bagian barat dan tengah. Dalam perkembangannya, bentuk huruf di kedua tempat berbeda mengalami perubahan dan penyesuaian, hingga dalam kongres bahasa sunda ke-8 akhirnya diputuskan untuk diubah menjadi huruf Ka-Ga-Nga. Kisah selanjutnya, silakan lihat link berikut ini:
http://mahanagari.multiply.com/journal/item/51/Aksara_Sunda_Kuno atau untuk yang ingin mengetahui lebih jauh (dalam bahasa Sunda), dapat melihatnya di sini: http://www.mail-archive.com/urangsunda@yahoogroups.com/msg01495.html

Yang unik, beberapa nama jalan di kota Bandung sudah menggunakan huruf ini pula, selain huruf latin. Ada pula situs pemda kota Cimahi yang dengan berbangga hati mencantumkan tulisan ini di banner/header situs resminya. Mari berbangga berbahasa lokal (Sunda), berbudaya lokal (Sunda), agar tak lagi diakui oleh negara tetangga (hihi... masih agak kesal nih sama negara tetangga itu). Tapi terima kasih juga ya karena telah "membangunkan kita" agar menyadari potensi kekayaan budaya lokal kita. Mari kita gunakan dan banggakan.

Kamis, 01 Oktober 2009

Kutipan Hari Ini

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)