Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2010

Pindahaaan

Blog bahasamania mau berdandan dengan gaya baru. Setelah sukses mengikutsertakan blog ini di ajang lomba blog bahasa, mencapai puncaknya saat menyabet posisi juara harapan 1 di lomba itu, setelah itu umurnya pun 'tamat'. Mari kita pindahan ke blog baru. Isinya masih issue seputar kebahasaan, tapi belum dikhususkan untuk diikutsertakan dalam ajang lomba. Seru-seruan dan mungkin serius juga membahas issue kebahasaan Indonesia maupun bahasa lainnya. Mari melanglang ke blog bahasa yang satu ini.

Selasa, 14 September 2010

Langlang Bahasa

Telah lama blog bahasamania ini tak kutengok dan kukelola, karena aku memutuskan untuk mengelola sebuah blog kebahasaan yang baru, Langlangbahasa.blogspot.com. Blog ini pun masih berkisar seputar bahasa, penggunaannya, kritik bahasa, baik bahasa Indonesia, bahasa daerah hingga bahasa asing. Kupikir, ini akan menjadi sesuatu yang mengasyikkan. Mengamati berbagai bahasa dan menuliskan berbagai aspek tentangnya, akan membuat bahasa kita semakin kaya. Tapi di atas semuanya, kupikir bahasa ibu tetap harus dijunjung tinggi di atas lainnya. Walau dengan bahasa aku bisa mengembara ke mana saja, tapi bahasa ibu jangan dilupa. Langlang bahasa, ajang kembara dunia. Mari tengok ke sana. ;)

Jumat, 11 Desember 2009

detikcom : Sambut Hari Guru, Microsoft Buka Bloggership 2010

title : Sambut Hari Guru, Microsoft Buka Bloggership 2010
summary : Bertepatan dengan Hari Guru Nasional, 25 November 2009, Microsoft Indonesia kembali meluncurkan Microsoft Bloggership 2010. Apa tema tahun ini? (read more)

Jumat, 13 November 2009

Kemenangan (Kecil) Ini Untuk Ibu

Sebelum ibu jatuh sakit, aku sudah mendapat panggilan telefon dari Balai Bahasa Bandung, mengkonfirmasi data mengenai aku dan blog yang kuikutsertakan dalam lomba blog kebahasaan yang mereka selenggarakan. Selain itu, petugas yang menelefonku juga menyemangati aku untuk terus meng-update posting-an di blog tersebut.
Sejak sebelum ibu jatuh sakit, aku minta doa pada ibu agar blog tersebut bisa lolos sebagai salah satu pemenang, sementara aku masih menyempatkan untuk menulis satu-dua posting-an baru, termasuk ketika ibu dirawat di Rumah Sakit, sekalipun (dua dari posting-an itu justru terinspirasi ketika aku ikut menunggui ibu di ruang tunggu ICU RSAI).
Jarang sekali ada pengunjung yang berkomentar di blog-ku itu, walaupun widget web counter yang kupasang di blog itu menunjukkan perkembangan jumlah pengunjung dari hari ke hari. Menjelang akhir Oktober, ketika saatnya pengumuman lomba blog, kukunjungi website Balai Bahasa Bandung berkali-kali untuk mencari tahu mengenai info pemenang lomba. Info tersebut tak juga kutemui, hingga siang tanggal 13 November tadi. Seorang petugas dari Balai Bahasa kembali menelefonku, mengabari perkembangan terbaru dari lomba itu. "Incaranku" adalah juara harapan 3... saja, berharap dari blog sederhana itu aku bisa meraih prestasi terendah (plus hadiah uang, tentunya. Hehe...)
Doa ibu menjelang akhir hayatnya rupanya didengar Allah. Blog tersebut, bahasamania.blogspot.com keluar sebagai salah satu pemenang di lomba tersebut. Bukan juara 1 atau 2 atau 3 sih... 'cuma' juara harapan 1, tapi ini lebih dari yang kutargetkan. Sebuah kemenangan kecil, tapi kemenangan kecil ini kupersembahkan untuk almarhumah ibu secara khusus, dan kepada semua pecinta bahasa (Indonesia) pada umumnya. Berikut ini link ke laman pengumuman hasil lomba.
Alhamdulillahi Rabbil'aalamiin.

Senin, 05 Oktober 2009

Ramadhan Tahun Ini...

Awal Oktober, harap-harap cemas aku mengecek situs islamonline.net. Aku mencari berita tertentu di situs Islam itu. Penasaran. 1 Oktober, berita yang kucari belum ada. 2 Oktober, juga belum. Tanggal 3 Oktober, hari Sabtu, ketika aku masih harus ke sekolah, tentu saja kusempatkan mengecek kembali berita yang kucari di dunia maya itu melalui komputer jinjing yang selalu kubawa ke sekolah. Masih juga belum ada.
Hari Minggu, nekat, nekat deh. Aku mengakses internet di rumah melalui komputer jinjingku dengan ponsel sebagai modem dan pulsa indosat reguler di dalamnya. Nekat. Kenapa coba? Mahal, tahu?! Apalagi kecepatan loading jadi menurun drastis. Tapi itu semua mengalahkan rasa penasaranku.  Ada pengumuman yang perlu kutahu. Kubuka lagi situs islamonline.net. Ah... akhirnya halaman muka situs itu bisa juga terbuka di layar komputerku. Ku-klik tombol informasi yang kucari, pengumuman lomba blog Ramadhan. Hasilnya, bisa diduga... Juara 1 sampai 3 (juara 3 dimenangkan 2 orang), ternyata nama-nama yang sama sekali belum kukenal. Kutelusuri lagi daftar lima orang runner up lainnya, the best 5, ceritanya. Satu dari Afsel, dua orang dari Inggris, satu dari India, dan yang kelima dari Indonesia, yaitu... aku!!! Subhanallah... Alhamdulillah...
Tak percaya rasanya. Cek lagi halaman situs itu, kubaca berkali-kali. Tetap namaku yang tertulis di sana. Senangnya... Buatku, ini bukan sekedar lomba blog biasa. Lomba kali ini harus berkisah tentang Ramadhan di negara kita dengan ke-khas-annya masing-masing, dan tulisan harus berbahasa Inggris. Bahasa Inggris tetap bukan bahasa pertamaku, dan aku pun masih tertatih untuk belajar menulis. Tapi hasil lomba ini jadi satu pencapaian kecil, satu langkah sukses lagi buatku. Bukan event yang luar biasa, memang, tapi partisipan yang datang dari berbagai negara membuatku bangga bisa jadi salah satu karya yang namanya disebut dalam pengumuman juara, walau hanya sebagai runner-up sekalipun. Semoga bisa jadi pemicu semangat untuk berbuat lebih banyak, melompat lebih jauh, dan berkarya lebih baik. Insya Allah.
Berikut ini link menuju situs tersebut: http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&cid=1254573300647&pagename=Zone-English-ArtCulture%2FACELayout

Sabtu, 18 April 2009

Lomba Nge-Blog Bareng Generasi Kartini

Kubaca berita tentang adanya lomba ini di situs blogdetik, dan uh... sangat tertarik untuk ikut berpartisipasi di lomba ini. Untuk menulis beragam kisah tentang superwoman. Wow... di benakku sudah bermunculan ide-ide tentang berbagai tulisan itu.
Lomba mengambil tempat di food court BEC Bandung, hari Sabtu ini, pukul 15.00 hingga selesai. Sayangnya... koneksi internet di BEC (tempat lomba) ternyata hilang-timbul sehingga menghambat pengiriman tulisan. Ya... kita lihat saja hasilnya nanti. Jika berkenan untuk berkunjung ke blog tersebut, silakan akses di batikmania.blogdetik.com Selamat berkunjung.

Selasa, 31 Maret 2009

Total Hadiah Rp 15 Juta, Lomba Blog Sepi Peminat

Andrian Fauzi - detikinet
Bandung - Banyaknya lomba blog diyakini menjadi salah satu penyebab minimnya peserta lomba Blog Kebahasaan dan Kesastraan 2009 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Bandung. Padahal panitia telah menyediakan total hadiah Rp 15 juta.
"Justru saat kita jor-joran promosi, pesertanya malah lebih sedikit," ujar Staf TI Balai Bahasa Bandung Asep Miftahuddin kepada detikINET saat ditemui di kantor Balai Bahasa Bandung di Jalan Sumbawa No 11, Bandung, Senin (30/3/2009).
Menurut Adon, panggilan akrabnya, Balai Bahasa Bandung adalah yang pertama kali dan satu-satunya diantara Balai Bahasa yang lainnya yang menyelenggarakan lomba blog. Awalnya Adon membuat lomba ini untuk mempromosikan situs resmi Balai Bahasa Bandung.
"Awalnya hanya untuk mempromosikan situs kita yang baru. Tapi lama kelamaan kita ingin melakukan penyuluhan bahasa dan sastra di internet," katanya.
Kompetisi blog kali ini adalah yang kedua. Kompetisinya akan berlangsung mulai tanggal 27 Februari sampai dengan Oktober 2009. Sejak diluncurkan sampai hari ini baru ada 69 peserta yang mendaftar di situs resmi Balai Bahasa Bandung di balaibahasabandung.web.id
Senada dengan Asep, Sarip Hidayat, Staf Teknis Balai Bahasa Bandung dan Pengelola Situs, mengaku bahwa penulisan bahasa dan sastra memang sepi peminat. Bahkan ada di dalam komentar di salah satu blog yang memposting tentang lomba blog tersebut mengatakan lomba blog bahasa ribet dan susah.
"Satu-satunya lomba blog yang susah dan tidak menarik adalah lomba blog bahasa. Itu komentar salah satu pembaca," papar Sarip.
Padahal, imbuhnya, untuk mengikuti lomba tersebut tidaklah sulit. Peserta hanya diwajibkan mendaftar sebagai peserta dan mencantumkan button Balai Bahasa Bandung secara permanen pada blog yang didaftarkan.
"Tidak harus blog bahasa. Bisa saja hanya menulis satu artikel tentang bahasa, satra atau bahkan puisi pun bisa ikutan lomba," katanya.
( afz / wsh )
Catatan: hingga kemarin, Senin, 30 Maret 2009, peserta lomba blog balai bahasa bandung baru mencapai 69 peserta. Tenggat waktu lomba masih panjang, sampai bulan Oktober nanti. Ayo optimis, akan banyak blog baru bermunculan menyemarakkan lomba ini. Akan makin banyak juga blog 'sehat' berbahasa Indonesia. Ayo deh, berkompetisi yang sehat ya. ;)