Tampilkan postingan dengan label lelucon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lelucon. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Oktober 2009

Kenal Kerbau

Di posting-an sebelumnya, aku membahas humor universal yang dengan menterjemahkan, maka siapapun akan mengerti tanpa kecuali. Tapi tentu tidak semua humor universal, karena ada beberapa rasa kata atau rasa bahasa yang tidak akan tepat jika diterjemahkan secara langsung. Contoh mudahnya: frase "wawuh munding" dalam bahasa sunda. Frase ini digunakan untuk menyatakan taraf perkenalan selintas. Jika seseorang kenal pada seseorang lain secara selintas, orang sunda akan mengatakan mereka hanya sekedar "wawuh munding". Tapi ungkapan ini justru akan jadi lelucon jika diterjemahkan secara harfiah, seperti percakapan berikut ini:
Tanya: Sst, kenal teu jeng anu tadi ngaliwat, naha bet make sura-seuri sagala...?
Sonya: Ah, teu pati, ngan ukur wawuh munding.
Tapi jika diterjemahkan secara harfiah, beginilah jadinya.
Tanya: Sst, apakah kamu kenal dengan orang yang barusan lewat, kenapa pakai senyum-senyum segala?
Sonya: Ah, tidak terlalu kenal. Aku hanya kenal kerbau saja.
Tanya: ???
Tuh... kan? Ternyata menterjemahkan itu tidak mudah. ;)

Senin, 26 Oktober 2009

Lelucon Universal

Pernahkah mendengar humor tentang gajah dan jerapah dalam kulkas berikut ini?
Tanya: Bagaimana cara memasukkan gajah ke dalam kulkas?
Sonya: (???) Tak mungkinlah...

Tanya: Bisa saja. Buka pintu kulkas, masukkan gajahnya, lalu tutup pintu kulkas.

Sonya: Bisa-bisanya kamu aja tuh...

Tanya: Ayo... sekarang bagaimana caranya memasukan jerapah ke dalam kulkas?

Sonya: Ya gampang. Buka pintu kulkas, masukkan jerapah, tutup pintu kulkas.

Tanya: Salah.
Sonya: Lho, apanya yang salah?

Tanya: Tidak akan muat-lah...
Seharusnya, buka pintu kulkas, keluarkan gajahnya, masukkan jerapahnya, lalu tutup pintunya.
Sonya: Wah... beneran nih, bisa-bisanya kamu aja.

Rupanya, lelucon di atas merupakan lelucon universal yang juga bisa ditemui di negara lain, hanya tinggal menterjemahkan ke bahasa lain tersebut. Hal ini aku alami ketika aku berada di Jepang. Dalam sebuah kesempatan perjalanan wisata, pemandu wisata di dalam bus mengisi waktu dengan sesi teka-teki. Salah satu pertanyaan yang dia ajukan adalah "prosedur" memasukkan gajah ke dalam kulkas. Aku bisa menjawab pertanyaan itu dengan sukses!!! ;) Belum lama ini, kucari lelucon ini melalui mesin pencari google, dan kutemukan beberapa sumber berbahasa Inggris. Gajah dan Jerapah dalam kulkas ini ternyata memang lelucon universal. ;)