Jaga mata Anda memandang bintang dan kaki Anda menginjak tanah.
(Theodore Roosevelt, presiden ke-26 AS)
Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.
2 bulan yang lalu
Kata adalah bahasa komunikasi manusia. Dari kata tercipta bahasa, dan bahasa menunjukkan cara kita berbudaya. Cara kita mengungkapkan diri melalui kata dan bahasa, menunjukkan siapa diri kita. Semoga termasuk bangsa yang berbudaya.
Adalah seekor babi yang serba bisa di sebuah peternakan. Setiap pagi babi itu mengikuti ayam jantan berkokok untuk membangunkan majikannya.
Binatang2 yang lain bertanya kepada si Babi, kenapa dia begitu "kaypo", ikut campur dalam banyak hal.
Tetapi satu hari, si Majikan datang menangkap babi tersebut dan dipersiapkan untuk disembelih. Si babi rasa-rasanya tidak percaya. Dia kemudian bertanya kepada majikannya, "Aku memiliki begitu banyak kemampuan dan sudah banyak membantumu dalam banyak hal, kenapa engkau mau menyembelihku?"
Bila boss tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau konsisten.
Di dalam bus kota, bertahun yang lalu. Seorang seniorku merokok dengan tenang di salah satu bangku. Kuingatkan dia mengenai peringatan tertulis yang ditempel di area di atas kepala sopir (kalau kukatakan di atas kepala sopir, kurang tepat kali ya...?) Tertulis: "Dilarang merokok dan meludah di dalam bus" Dengan santai, dia menanggapi protesku, "Yang dilarang itu merokok dan meludah di dalam bus. Kalau hanya merokok atau hanya meludah, boleh..." ujarnya santai. Hah, dasar pelanggar aturan. Bisa-bisanya saja dia memutar-balikkan makna bahasa untuk mencari pembenaran atas pelanggaran yang dilakukannya. Tapi mungkin bahasa yang digunakan dalam peringatan tertulis, memang harus lebih spesifik ya, supaya tidak ada ruang bagi para pelanggar untuk berkelit. ;)My site is worth$3,402.6Your website value?